![]() |
| Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki melaksanakan peluncuran Pusat Pembibitan Durian Unggul di Kawasan Agroeduwisata Cikundul, Selasa (23/12/2025). (Foto: KDP Kota Sukabumi) |
Sukabumi, GENKEBUN.COM - Pemerintah Kota Sukabumi mengembangkan Pusat Pembibitan Durian Unggul sebagai basis agroeduwisata dan ketahanan pangan, yang diluncurkan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki di kawasan Cikundul, Kecamatan Lembursitu.
Peluncuran dilakukan di Kebun Pembibitan Durian Unggul, Unit Pelaksana Teknis Daerah Kawasan Agroeduwisata Cikundul (UPTD KAC), sebagai bagian penguatan sektor pertanian dan pariwisata berbasis edukasi.
Dilansir dari laman Pemkot Sukabumi, Senin (29/12/2025), pusat pembibitan ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 7.000 meter persegi untuk produksi bibit durian unggul daerah.
Pengembangan fasilitas tersebut ditempatkan sebagai bagian dari strategi kota jasa yang ramah dan inovatif, sekaligus memperluas daya tarik wisata pertanian di wilayah perkotaan.
Kebun durian dan sentra pembibitan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi pertanian yang memadukan aktivitas budidaya, konservasi lingkungan, serta kegiatan rekreatif bagi masyarakat.
Keberadaan agroeduwisata berbasis durian unggul mendukung citra Kota Sukabumi sebagai kota wisata dan berkontribusi pada penguatan pangan lokal melalui komoditas buah bernilai ekonomi.
Pusat pembibitan ini juga membuka peluang kerja pada sektor agribisnis dan pengelolaan wisata agro, yang berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar.
Pengembangan fasilitas dilakukan setelah Kota Sukabumi lebih dahulu menanam bibit pohon induk durian berlabel putih, yang belum diterapkan di sejumlah daerah lain.
Pembangunan sektor pertanian melalui pembibitan durian unggul melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media.
Kegiatan peluncuran dihadiri Komando Distrik Militer 0607 Kota Sukabumi, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sukabumi, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat, serta unsur pemerintah daerah setempat.(*)
-----
Temukan kami di Google - Informasi dan berita perkebunan tersedia secara lengkap di Google, selengkapnya disini: https://www.google.com/genkebun.

Social Footer