Breaking News

Kelompok Tani Kapuas Hulu Ikuti Bimtek Kakao untuk Perkuat Posisi Tawar dan Ekonomi Lokal

Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar menyelenggarakan Bimtek Kakao di Kapuas Hulu, Senin -Rabu (12-14/11/2025). (Foto: Disbunnak Kalbar)

Kapuas Hulu, GENKEBUN.COM - Pekebun kakao di Kapuas Hulu fokus mengembangkan kemampuan teknis dan manajemen kebun guna meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar lokal maupun nasional.

Bimbingan Teknis pengelolaan kakao ini diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu di Desa Sejiram, Senin -Rabu (12-14/11/2025).

Bimtek diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat, bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu. Materi difokuskan pada praktik pertanian baik dan tata kelola pascapanen.

Dikutip dari laman Disbunnak Kalbar, Sabtu (06/12/2025), kegiatan diikuti 50 peserta dari tiga kelompok tani, yakni Kelompok Tani Lempak Kenulin, Kelompok Tani Banyau Hulu, dan Kelompok Tani Lebak Ipuh.

Narasumber ahli dari GIZ GRASS dan Kalara Borneo membimbing peserta dalam penerapan teknik budidaya kakao yang profesional. Pendampingan ini menekankan pengelolaan yang berkelanjutan dan peningkatan mutu produk.

Peserta melakukan praktek lapang, termasuk teknik panen dan pemrosesan pascapanen. Aktivitas ini memungkinkan pekebun memahami proses dari kebun hingga produk siap jual secara menyeluruh.

Ketua Koperasi Bina Tapang Mandiri mendampingi para peserta, membantu koordinasi antar anggota, serta mendorong pengelolaan kebun yang efisien dan posisi tawar pekebun yang lebih kuat.

Bimtek dirancang agar pengetahuan yang didapat dapat diterapkan langsung dalam pengelolaan perkebunan masing-masing peserta. Hal ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan manajemen kebun lokal.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap sesi praktik dan diskusi interaktif. Metode gabungan antara teori dan praktik lapang membuat pemahaman lebih jelas dan mudah diaplikasikan.

Selain meningkatkan kualitas produk, Bimtek juga menjadi sarana memperkuat posisi tawar pekebun dalam rantai nilai komoditas. Upaya ini penting untuk mendongkrak perekonomian lokal Kabupaten Kapuas Hulu.

Kegiatan diakhiri dengan koordinasi antara semua pihak terkait, memastikan peserta dapat menerapkan teknik yang dipelajari dan memperkuat kelembagaan pekebun dalam jangka panjang.(*)



Type and hit Enter to search

Close