Breaking News

Mangga Indramayu Go Internasional, Bupati Lucky Hakim Buka Peluang Investasi Agribisnis dan Siapkan Kawasan Industri 14 Ribu Ha

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dorong mangga Gedong Gincu go internasional sekaligus buka peluang investasi agribisnis dan siapkan kawasan industri 14.000 hektar. (Foto: Reels ig/luckyhakimofficial)

Indramayu, GENKEBUN.COM – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mendorong mangga unggulan daerah, Gedong Gincu, menembus pasar internasional sekaligus membuka peluang investasi agribisnis, seiring persiapan kawasan industri seluas 14.000 hektar.

Bupati Lucky Hakim menekankan pentingnya mengenalkan mangga Gedong Gincu Indramayu ke pasar global, agar produk unggulan pertanian daerah ini semakin diminati dan membawa keuntungan bagi petani lokal.

"Gedong Gincu Indramayu adalah buah mangga yang sangat istimewa, saatnya kita perkenalkan kepada masyarakat luar, bahkan sampai mancanegara," ujar Lucky Hakim dalam kegiatan Festival Mangga Indramayu, di Hotel Borobudur Jakarta, hari Kamis (6/11/2025), seperti dikutip dari laman Diskominfo Indramayu, Jumat (7/11/2025).

Menurut Lucky Hakim, peluang investasi agribisnis mangga Gedong Gincu menjadi salah satu strategi pengembangan ekonomi lokal. Produk ini bisa menjadi magnet bagi investor yang ingin masuk ke sektor pertanian dan agribisnis di Indramayu.

Selain fokus pada agribisnis mangga, Bupati juga menyiapkan kawasan industri seluas 14.000 hektar untuk mempermudah investor berinvestasi di berbagai sektor, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi daerah.

"Industri di Indramayu sangat menjanjikan. Kita menyiapkan kawasan industri seluas 14.000 hektar," kata Lucky Hakim, menekankan peluang bagi investor yang ingin memanfaatkan potensi ekonomi daerah.

Pemilihan Hotel Borobudur Jakarta sebagai lokasi Festival Mangga Indramayu bertujuan menampilkan produk unggulan Indramayu kepada masyarakat nasional dan tamu dari luar negeri, sehingga potensi pasar internasional dapat langsung dirasakan.

Bupati menjelaskan, selain mengenalkan mangga Gedong Gincu, event ini juga menjadi ajang promosi kawasan industri dan membuka jalur investasi baru, sehingga pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan petani dapat meningkat.

Program ini mendapat dukungan pihak swasta, termasuk manajemen Hotel Borobudur, yang menyiapkan beragam menu berbahan mangga untuk tamu hingga 20 November, sebagai bagian dari program Discovery daerah.

"Saya berharap mangga Gedong Gincu Indramayu semakin dikenal luas di dunia internasional, sehingga permintaan mangga meningkat, dan petani mangga sejahtera," ujar Lucky Hakim, menegaskan arah pengembangan agribisnis di Indramayu.

Festival mangga sekaligus menjadi kesempatan bagi investor untuk melihat langsung potensi agribisnis mangga Gedong Gincu, serta menilai kesiapan kawasan industri seluas 14.000 hektar untuk berbagai peluang usaha dan produksi.***


Type and hit Enter to search

Close