![]() |
| Ilustrasi Pohon Kakao (Foto: BRMP Perkebunan) |
Kolaka Timur, GENKEBUN.COM - Petani Kolaka Timur mulai menerapkan teknik modern untuk meningkatkan produktivitas kakao. Kegiatan ini memberi bekal praktik langsung agar hasil perkebunan lebih optimal dan efisien.
Program ini digelar oleh BRMP Perkebunan melalui Layanan Konsultasi dan Bimbingan Teknis di Balai Desa Wonambuteo, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, Kamis (20/11/2025).
Dikutip dari laman RMP Perkebunan, Senin (24/11/2025), peserta menerima materi tentang budidaya kakao terstandar, pemilihan bahan tanam unggul, teknik pemangkasan, pemupukan berimbang, strategi peremajaan tanaman tua, serta pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berbasis Pengendalian Hama Terpadu (PHT).
Kegiatan digelar di Balai Desa Wonambuteo, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur. Partisipasi petani terlihat tinggi dari berbagai desa sekitar, menunjukkan minat untuk meningkatkan produktivitas kakao.
Materi pengendalian hama kakao diberikan dengan fokus pada identifikasi hama dan penyakit utama. Petani juga belajar penggunaan sarana pengendali yang ramah lingkungan dan efektif menekan kehilangan hasil panen.
Penerapan teknik modern juga meliputi praktik langsung di lapangan. Hal ini memungkinkan petani menyesuaikan pemangkasan, pemupukan, dan peremajaan tanaman sesuai kondisi kebun masing-masing.
Bimbingan teknis menekankan produktivitas kakao sekaligus menjaga kesehatan tanaman. Pendekatan ini diharapkan mendorong kebun kakao lebih efisien, aman, dan berdaya saing di tingkat regional.
Selain praktik teknis, pelatihan menekankan strategi pengelolaan kebun yang efisien. Petani belajar mengatur jadwal pemeliharaan, pemupukan, dan pengendalian hama agar produksi kakao lebih stabil.
Materi interaktif dan simulasi lapangan membuat petani memahami langkah-langkah penting dengan mudah. Pendampingan ini meningkatkan kemampuan peserta dalam mengaplikasikan teori ke praktik perkebunan.
Hasil panen diharapkan meningkat melalui penerapan teknik modern. Peningkatan produktivitas kakao menjadi tujuan utama, sekaligus mendukung ketahanan ekonomi petani di Kolaka Timur.
Produktivitas kakao di Kolaka Timur menjadi perhatian utama pelatihan. Peserta belajar teknik terapan yang dapat langsung meningkatkan hasil perkebunan, sekaligus menjaga kualitas tanaman dalam jangka panjang.(*)

Social Footer