Breaking News

Gerakan Tanam Kakao Jawa Barat Targetkan 200 Hektare pada 2026

Ilustrasi Petani Kako - genkebun.com

Bandung, GENKEBUN.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan Gerakan Tanam Kakao seluas 200 hektare pada 2026 melalui kolaborasi petani dan industri, dibahas dalam rapat koordinasi teknis di Gedung Sate, Bandung, Senin (29/12/2025).

Rapat koordinasi tersebut melibatkan perangkat daerah provinsi serta kabupaten dan kota, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, pelaku industri kakao, akademisi, asosiasi petani, serta konsorsium kakao Jawa Barat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat Sumasna menilai kondisi kakao Jawa Barat berada di tengah momentum harga dunia dan kendala struktural yang memengaruhi produksi petani.

“Ini menjadi momentum yang sangat baik bagi petani kakao di Jawa Barat. Namun di sisi lain, kita juga menghadapi tantangan berupa berkurangnya luas lahan kakao, rendahnya produktivitas, serta dampak perubahan iklim,” ujar Sumasna, dikutip dari laman Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Selasa (30/12/2025).

Pengembangan kakao Jawa Barat juga dikaitkan dengan kebijakan pangan nasional, termasuk peningkatan daya saing komoditas perkebunan dan penguatan peran petani dalam rantai pasok kakao.

Dalam rapat tersebut, dibahas integrasi Gerakan Tanam Kakao dengan kolaborasi pemerintah, swasta, dan petani, serta penyelarasan kebijakan agar mekanisme pasar berjalan secara alami.

Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Perkebunan dan Hortikultura Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Darto, menilai penguatan petani kakao perlu dilakukan melalui peningkatan kapasitas usaha dan pembukaan akses pasar.

“Kami mendorong penguatan kelembagaan petani melalui pelatihan, pendampingan, serta kemitraan usaha. Selain itu, perlu dibuka pasar-pasar baru, termasuk ke Timur Tengah, dan mendorong UMKM kakao agar mampu berekspansi ke luar negeri,” kata Darto.

Sebagai tindak lanjut lapangan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan dukungan sarana produksi untuk menunjang pelaksanaan Gerakan Tanam Kakao pada 2026.

Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Pupun Saefudin, menjelaskan bentuk dukungan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan teknis program tanam kakao di tingkat petani.

“Tidak hanya benih, kami juga menyiapkan pupuk dasar untuk mendukung keberhasilan gerakan tanam kakao,” ujar Pupun.

Selain rapat koordinasi, rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan lapangan ke lokasi persiapan Gerakan Tanam Kakao di Desa Malasari, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.

Lokasi tersebut menjadi salah satu titik awal penanaman kakao yang direncanakan berlangsung bertahap mulai Januari hingga Oktober 2026 sesuai target luasan 200 hektare.

-----

Temukan kami di Google - Informasi dan berita perkebunan tersedia secara lengkap di Google, selengkapnya disini: https://www.google.com/genkebun.


Type and hit Enter to search

Close