Breaking News

BRMP Perkebunan Gandeng PT Roda Mas Bangun Pusat Benih Kelapa di Sulawesi Utara

(Foto: BRMP- Genkebun.com)

 Bangai, GENKEBUN.COM – Pusat Riset dan Manajemen Perkebunan (BRMP) Perkebunan resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai pada Minggu (22/03/2026) guna membangun pusat benih.

Kolaborasi ini berfokus pada pembangunan Kebun Sumber Benih Kelapa Bido di Kabupaten Banggai untuk periode tahun 2025 hingga 2028 sebagai langkah strategis dalam menyediakan materi tanaman unggul berkualitas bagi petani setempat.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Drs. Subhan Lanusi, M.P., memaparkan kondisi terkini serta tantangan yang dihadapi wilayahnya dalam mengelola komoditas unggulan daerah tersebut di hadapan para pejabat teknis yang hadir dalam acara.

"Kabupaten Banggai memiliki potensi perkebunan kelapa yang besar dengan luasan sekitar 57.000–58.000 hektar, namun dalam pengembangannya masih menghadapi beberapa kendala.” ujar Subhan, dikutip dari laman BRMP, Minggu (22/03/2026).

Pembangunan kebun sumber benih tersebut menjadi bagian dari program prioritas Kementerian Pertanian (Kementan) yang meletakkan penguatan hilirisasi komoditas perkebunan, terutama kelapa, sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.

Balai Riset dan Manajemen Perkebunan (BRMP) Palma bertindak sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang mengawal implementasi teknis di lapangan guna memastikan varietas Kelapa Bido dapat beradaptasi dengan baik di lokasi pengembangan.

Data teknis menunjukkan bahwa Kelapa Bido memiliki karakteristik pertumbuhan yang relatif cepat dengan produktivitas tinggi, sehingga ketersediaan benih yang terjamin menjadi faktor krusial bagi keberhasilan program peremajaan kebun rakyat di Sulawesi Tengah.

“Harapan kami, kerja sama ini dapat mengatasi permasalahan benih dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan komoditas perkebunan di Kabupaten Banggai," ungkap Subhan Lanusi saat memberikan pernyataan resmi usai prosesi penandatanganan dokumen kerja sama.

Langkah ini juga mencakup pendampingan teknologi bagi pekebun agar mampu mengelola sumber benih secara berkelanjutan, mengingat sektor perkebunan merupakan tulang punggung ekonomi bagi mayoritas masyarakat di wilayah Kabupaten Banggai dan sekitarnya.

Beberapa poin utama dalam pelaksanaan kerja sama ini meliputi:

  • Penyediaan lahan kebun sumber benih Kelapa Bido yang tersertifikasi.

  • Pengujian kualitas tanaman oleh tim ahli dari BRMP Palma.

  • Distribusi benih unggul secara merata kepada kelompok tani lokal.

Selain aspek produksi, kemitraan antara BRMP Perkebunan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai mengintegrasikan sistem pemantauan berkala guna menjamin kemurnian genetik varietas lokal yang dikembangkan agar tetap terjaga kualitasnya dalam jangka panjang.

Dr. Ir. I Ketut Kariyasa, M.Si., selaku Kepala BRMP Perkebunan, menjelaskan bahwa sinkronisasi antara riset pusat dan kebutuhan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan kedaulatan benih perkebunan nasional yang tangguh.

Seluruh proses pembangunan fisik dan persemaian di lapangan dijadwalkan mulai berjalan pada awal tahun anggaran mendatang dengan pengawasan ketat dari inspektorat terkait demi transparansi serta akuntabilitas pelaksanaan kegiatan di sektor perkebunan.

Provinsi Sulawesi Tengah saat ini tercatat sebagai salah satu sentra produksi kelapa nasional, di mana keberadaan pusat benih mandiri akan memangkas biaya logistik pengadaan bibit bagi para petani di masa mendatang.(*)

Type and hit Enter to search

Close