Breaking News

Hasil Pemeriksaan Benih Kakao NTT, 2.255.669 Batang Dinyatakan Layak Tanam

 

(Foto:  Diatankp- Genkebun.com)

Ntt, GENKEBUN.COM – Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengawasan dan Sertifikasi Benih (UPTD PSB) Nusa Tenggara Timur merampungkan pemeriksaan jutaan batang benih kakao fase pasca semai di tiga kabupaten pada April 2026.

Tim teknis dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten berkolaborasi melakukan verifikasi lapangan guna memastikan mutu benih. Langkah ini bertujuan mendukung ketersediaan batang bawah berkualitas untuk program hilirisasi perkebunan nasional.

Dilansir dari laman Diatankp, Jumat (10/04/2026), total benih kakao yang dinyatakan memenuhi syarat teknis mencapai 2.255.669 batang dari hasil pemeriksaan menyeluruh di Kabupaten Lembata, Manggarai Barat, serta Manggarai Timur.

Pemeriksaan teknis ini menyasar benih kakao pada umur satu hingga dua bulan setelah penyemaian. Petugas melakukan penilaian mendalam terhadap kondisi fisik tanaman, kesehatan perakaran, serta kekuatan batang bawah sebelum proses penyambungan.

Aspek keseragaman pertumbuhan dan kesesuaian varietas menjadi parameter utama dalam menentukan kelayakan benih. Hal tersebut diperlukan agar bibit yang dihasilkan memiliki daya tahan tinggi dan produktivitas optimal saat memasuki fase budidaya.

Berikut adalah rincian data hasil pemeriksaan benih kakao yang penuhi syarat teknis pada tiap wilayah:

  • Kabupaten Lembata: 456.324 batang memenuhi syarat dari total 465.590 batang yang diperiksa.

  • Kabupaten Manggarai Barat: 631.163 batang memenuhi syarat dari total 640.210 batang pemeriksaan.

  • Kabupaten Manggarai Timur: 1.168.182 batang memenuhi syarat dari total 1.180.354 batang pemeriksaan.

Manggarai Timur mencatatkan jumlah ketersediaan benih terbanyak dibandingkan wilayah lainnya dalam rangkaian verifikasi ini. Secara akumulatif, persentase kelulusan teknis benih di ketiga kabupaten tersebut berada pada level yang sangat tinggi.

Kondisi kesehatan akar dan batang menjadi fokus utama karena menentukan keberhasilan tahap sambung pucuk. Batang bawah yang sehat menjamin asupan nutrisi maksimal bagi tanaman kakao unggul yang akan dikembangkan nantinya.

Sertifikasi benih melalui UPTD PSB merupakan instrumen kendali mutu untuk meminimalkan risiko kegagalan tanam di tingkat petani. Validasi lapangan memastikan seluruh benih yang terdistribusi telah sesuai dengan standar teknis perbenihan.

Pengawasan ketat terhadap pembibitan lokal menjadi strategi utama dalam menjaga keberlanjutan subsektor perkebunan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Akurasi data pada lokasi pembibitan mempermudah pemetaan kebutuhan bibit unggul secara regional.

Penyediaan batang bawah bermutu merupakan bagian integral dari program pengembangan kakao berkelanjutan periode 2025–2027. Ketersediaan benih layak tanam ini menjadi fondasi penting bagi peningkatan produksi kakao di wilayah timur Indonesia.

Kegiatan sertifikasi lapangan ini diakhiri dengan pendokumentasian berita acara hasil pemeriksaan di tiap kabupaten. Data tersebut menjadi basis resmi dalam penyaluran bantuan benih guna menjamin manfaat optimal bagi para petani.

Type and hit Enter to search

Close