![]() |
| Kegistan Sawit Academy di Universitas Sumatera Utara Medan, Kamis (12/02/2026) |
Medan, GENKEBUN.COM – Media PT Hai Sawit Indonesia bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) menyelenggarakan Sawit Academy Episode Universitas Sumatera Utara (USU) di Kota Medan pada Kamis (12/02/2026).
Kegiatan edukasi ini bertujuan membuka wawasan mahasiswa mengenai peran besar kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari. Peserta diajak memahami komoditas strategis ini secara utuh berdasarkan data lapangan yang sangat akurat.
Praktisi perkebunan yang menjabat sebagai Project Management Unit (PMU) Controller di AEP Plantations, Ahmad Taufan Hidayat, menjelaskan betapa lekatnya produk turunan kelapa sawit dengan aktivitas manusia sejak pagi hari.
“Tanpa disadari, dari bangun tidur hingga kembali tidur, kita menggunakan banyak produk yang berasal dari kelapa sawit,” ujar Taufan.
Taufan memaparkan bahwa sawit terkandung dalam sabun, sampo, pasta gigi, hingga kosmetik. Selain itu, produk pangan seperti mie instan, biskuit, dan cokelat juga menggunakan minyak nabati dari kelapa sawit tersebut.
Industri ini menyentuh sektor kesehatan melalui kandungan vitamin E alami. Program biodiesel B30 hingga B35 juga memanfaatkan sawit sebagai bagian utama dari langkah transisi energi nasional yang sedang berjalan.
Ahmad Taufan kemudian menjelaskan posisi strategis Indonesia yang memasok lebih dari 50 persen produksi global. Industri ini menjadi penggerak ekonomi nasional karena mampu menyerap jutaan tenaga kerja di berbagai daerah.
“ Sawit bukan hanya komoditas ekspor, tetapi sumber kehidupan bagi banyak masyarakat. Tantangan memang ada, tetapi pengelolaan berkelanjutan melalui standar seperti ISPO dan RSPO terus diperkuat,” jelasnya.
Penguatan standar Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menjadi bukti nyata bahwa industri ini dikelola secara profesional guna memenuhi kriteria pasar dunia yang ketat.
Indonesia merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia saat ini.
Industri sawit menyerap jutaan tenaga kerja di puluhan provinsi Indonesia.
Produk turunan sawit mencakup sektor pangan, kosmetik, hingga energi hijau.
Narasumber dari kalangan akademisi juga mengajak mahasiswa untuk selalu mengedepankan pendekatan ilmiah dalam melihat isu perkebunan. Generasi muda diminta memahami fakta objektif agar tidak mudah terpengaruh narasi yang tidak berimbang.
Kegiatan Sawit Academy di kampus Universitas Sumatera Utara ini menjadi sarana penting bagi penguatan literasi. Pemahaman yang tepat merupakan langkah awal bagi mahasiswa dalam mengawal masa depan industri kelapa sawit nasional.(*)

Social Footer