![]() |
| Peserta DGL Learning Institute saat mengikuti pelatihan auditor ISPO di Kota Bogor yang berlangsung pada Kamis (12/02/2026). |
Bogor, GENKEBUN.COM – DGL Learning Institute sukses menyelenggarakan pelatihan auditor Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO) pada 6–12 Februari 2026 di Bogor guna memenuhi standar regulasi terbaru pemerintah pusat.
Kegiatan intensif ini mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 33 Tahun 2025 yang menjadi landasan hukum utama bagi seluruh operasional perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di wilayah kedaulatan Indonesia.
Manajer Agronomi PT Karya Bella Vita, Dwi Widaryanto, memberikan penilaian positif mengenai kedalaman materi yang disusun oleh penyelenggara selama rangkaian kegiatan bimbingan teknis tersebut berlangsung di lokasi pelatihan.
“Pelatihan oleh PT DGL sangat bermanfaat dan memberikan pemahaman yang komprehensif, baik dari sisi regulasi maupun praktik lapangan," ujar Dwi.
Dwi menilai kualitas instruktur yang dihadirkan mampu mengupas tuntas setiap aspek teknis maupun administratif yang menjadi tantangan nyata bagi para auditor profesional saat menjalankan tugas di lapangan.
"Didukung oleh trainer yang sangat berpengalaman dan kompeten di bidangnya, setiap materi disampaikan secara jelas, aplikatif, dan mudah dipahami," kata pria yang akrab disapa Pak Dwi tersebut.
Para peserta menempuh fase blended learning yang mengombinasikan sesi daring pada 6–7 Februari serta pertemuan tatap muka di Bogor pada 9–12 Februari untuk pendalaman materi tujuh prinsip utama ISPO.
Adapun poin-poin krusial yang dipelajari peserta selama pelatihan meliputi:
- Kepatuhan Legalitas Usaha dan Sumber Tandan Buah Segar (TBS).
- Manajemen Rantai Pasok serta Teknik Audit ISO 19011:2018.
- Perlindungan Lingkungan Hidup, Keanekaragaman Hayati, dan SMK3.
- Tanggung Jawab Sosial dan Peningkatan Usaha Berkelanjutan.
Setelah menyelesaikan seluruh modul teori, Dwi menekankan posisi strategis lembaga penyelenggara ini sebagai mitra pilihan bagi perusahaan perkebunan yang ingin meningkatkan kapasitas sumber daya manusia secara profesional dan akuntabel.
"Saya sangat merekomendasikan PT DGL sebagai partner strategis untuk sertifikasi profesi karena kualitas pelatihannya benar-benar unggul dan berstandar tinggi,” ungkap Dwi mengakhiri pernyataannya kepada awak media yang hadir.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan agenda mock audit di Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Cikasungka milik PTPN IV sebagai bentuk simulasi nyata verifikasi dokumen serta observasi operasional.
Ujian kompetensi menjadi tahap final untuk memastikan kelulusan peserta sebelum kegiatan resmi diakhiri dengan kunjungan reflektif ke Kebun Raya Bogor sebagai simbol pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab.(*)

Social Footer