Breaking News

Aksi Nyata TNI di Sumba Timur, Bantu Petani Lewa Kejar Target Panen

Gambar Ilustrasi TNI Dan Polri Membantu Warga Menanam
Padi- GENKEBUN.COM

Kupang, GENKEBUN.COM – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 01/Lewa, Serma Andreas Tapenu, terjun langsung membantu penanaman padi di Kelurahan Lewa Paku, Sumba Timur, guna memacu ketahanan pangan, Rabu (11/02/2026).

Aksi nyata personel Komando Distrik Militer (Kodim) 1601/Sumba Timur tersebut menjadi bagian dari pendampingan teknis bagi para petani lokal. Serma Andreas ikut berjibaku di lumpur sawah demi memastikan percepatan musim tanam.

Langkah ini diambil untuk mendukung program pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian di Kecamatan Lewa. Kehadiran personel TNI di lapangan bertujuan memberikan dorongan kuat bagi masyarakat dalam mengelola potensi persawahan.

Selain bantuan tenaga, Babinsa memberikan edukasi praktis mengenai konsistensi bercocok tanam. Pendampingan tersebut berfokus pada peningkatan produktivitas hasil pertanian serta mempererat hubungan fungsional antara aparat keamanan dengan warga desa binaan.

Serma Andreas Tapenu menjelaskan bahwa partisipasi aktif Kodim 1601/Sumba Timur merupakan upaya nyata dalam memastikan stabilitas stok pangan daerah. Ia menguraikan tujuan utama dari kegiatan pendampingan intensif pada lahan sawah tersebut.

“Kami hadir untuk membantu petani agar kegiatan pertanian berjalan lancar dan hasil panen ke depan bisa maksimal,” ujar Andreas, dikutip dari laman rri.co.id, Rabuu (11/02/2026).

Keterlibatan personel TNI mendapatkan respons positif dari pemilik lahan dan pekerja sawah di Lewa Paku. Bantuan fisik secara langsung ini dinilai sangat efektif dalam meringankan beban pekerjaan manual saat masa tanam tiba.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait kegiatan pendampingan pertanian di wilayah Kecamatan Lewa:

  • Personel TNI terlibat langsung dalam proses teknis penanaman padi di area persawahan.

  • Kegiatan ini bertujuan meningkatkan motivasi petani dalam mengelola lahan secara lebih produktif.

  • Sinergi lapangan menciptakan rasa aman serta memperkuat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Interaksi di tengah sawah ini memicu optimisme petani untuk memperoleh hasil panen yang lebih melimpah. Koordinasi intensif antara Babinsa dan kelompok tani menjadi kunci kelancaran operasional pertanian di wilayah tersebut.

Partisipasi aktif TNI dalam sektor agraris ini mencakup pengawasan distribusi air hingga teknik penanaman yang efisien. Fokus utama tertuju pada pencapaian target produksi gabah yang telah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten setempat.

Pihak Koramil 01/Lewa memastikan dukungan terhadap sektor pertanian akan berjalan secara konsisten di seluruh desa binaan. Kehadiran aparat di lapangan menjadi motor penggerak bagi keberlanjutan program pangan di tingkat akar rumput.

Sinergi antara prajurit TNI dan komunitas petani di Sumba Timur menjadi modal sosial penting bagi kesejahteraan warga. Seluruh kegiatan pendampingan tersebut terdokumentasi sebagai bagian dari laporan rutin pelaksanaan tugas pembinaan teritorial.(*)

Type and hit Enter to search

Close