![]() |
| Politeknik Negeri Jember mengembangkan teknologi AI pendeteksi kematangan durian Monthong di Jember, Senin (03/08/2026)
Jawa Timur,GENKEBUN.COM,– Dosen Program Studi Teknologi Industri Pangan Politeknik Negeri Jember (Polije), Aulia Brilliantina, mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi kematangan durian Monthong tanpa membelah buah. Inovasi tersebut dikembangkan sebagai bagian dari riset doktoral Aulia pada Program Studi Doktor Ilmu Pertanian Universitas Jember (UNEJ). Penelitian itu memadukan fisiologi pascapanen, teknologi sensor, pembelajaran mesin, dan pemodelan sistem. Teknologi tersebut dikembangkan sebagai alat bantu untuk menentukan tingkat kematangan buah secara lebih konsisten. Sistem membaca perubahan aroma, suhu permukaan, serta bunyi ketukan durian sebelum mengelompokkannya berdasarkan tingkat kematangan. “Teknologi ini bukan untuk menggantikan pengalaman petani, tetapi menjadi alat bantu agar keputusan panen dan penyortiran dapat dilakukan secara lebih konsisten,” ujar Aulia, dikutip dari laman Dosen Polije Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian. Pengujian teknologi dilakukan menggunakan 90 buah durian Monthong. Hasil pengujian menunjukkan metode Neural Network mampu mencapai akurasi 96,91 persen dengan nilai Area Under the Curve (AUC) sebesar 0,98. Sensor gas menjadi indikator paling akurat dalam mengenali tingkat kematangan durian berdasarkan hasil penelitian tersebut. Teknologi ini mengelompokkan buah menjadi tiga kategori, yakni belum matang, setengah matang, dan matang. “Hasil penelitian doktoral perlu dikomunikasikan dan dikembangkan agar memberi manfaat nyata bagi petani, konsumen, serta industri durian,” pungkas Aulia. Selain mendeteksi kematangan, penelitian tersebut juga menghasilkan model prediksi mutu dan umur simpan durian berdasarkan suhu penyimpanan. Model itu dapat digunakan untuk menentukan waktu distribusi yang sesuai. Pengembangan teknologi tersebut berkaitan dengan kebutuhan penanganan pascapanen durian, khususnya dalam proses panen, penyortiran, penyimpanan, dan distribusi. Informasi tingkat kematangan dapat menjadi bagian dari proses pengelolaan mutu buah. Aulia juga mempublikasikan hasil risetnya dalam tiga jurnal internasional bereputasi. Salah satu hasil penelitian tersebut diterbitkan dalam Scientific Reports, jurnal ilmiah yang berada di bawah Nature Portfolio. Pengembangan berikutnya mencakup perangkat berukuran lebih ringkas agar teknologi dapat digunakan di kebun maupun rumah pengemasan. Perangkat tersebut ditujukan untuk mendukung penerapan teknologi deteksi kematangan durian pada tahap pascapanen.(*) |

Social Footer