Breaking News

SIEXPO 2026 Libatkan Peserta dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Indonesia

Plt Gubernur Riau Sofyan Franyata (SF) Hariyanto membuka Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 di SKA Co-Ex, Pekanbaru, (06/08/2026).

GENKEBUN.COM - Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 menghadirkan peserta dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Indonesia sebagai bagian dari penyelenggaraan yang telah berkembang menjadi ajang regional industri sawit.
Kegiatan yang berlangsung di SKA Co-Ex, Pekanbaru, Kamis (06/08/2026), resmi dibuka Pelaksana

Tugas (Plt) Gubernur Riau Sofyan Franyata (SF) Hariyanto. Ajang tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, pekebun, penyedia teknologi, serta sektor keuangan.
Ketua Panitia Pelaksana SIEXPO 2026 Qayuum Amri mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan industri sawit, termasuk peserta dari sejumlah negara.
Kegiatan ini juga sudah berskala regional dengan melibatkan peserta dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan negara produsen sawit lainnya. Ini menunjukkan Riau mulai menjadi rujukan sekaligus barometer industri sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing,” ujar Qayuum Amri.
SIEXPO 2026 mengusung tema "Kolaborasi, Inovasi, dan Resiliensi Industri Sawit" dengan menghadirkan hampir 185 stan pameran dari berbagai sektor, mulai dari pupuk, mekanisasi, produk hilir, teknologi, hingga industri jasa keuangan.

Menurut Qayuum, jumlah peserta dan pengunjung mengalami peningkatan setiap tahun. Hingga hari pertama pelaksanaan, sebanyak 4.000 pengunjung telah menghadiri pameran, sementara panitia menargetkan total kunjungan menembus lebih dari 10.000 orang selama tiga hari.

“Kegiatan ini juga sudah berskala regional dengan melibatkan peserta dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan negara produsen sawit lainnya," kata Qayuum Amri.

Pada kesempatan yang sama, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan SIEXPO memberikan manfaat bagi pengembangan industri sawit di daerah.

Ia mengatakan forum tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi dan pameran, tetapi juga membuka peluang kerja sama investasi, transfer teknologi, perluasan pasar, serta keberpihakan yang semakin kuat kepada perkebunan rakyat.

“Kami berharap SIEXPO tidak hanya menghasilkan diskusi dan pameran, tetapi juga melahirkan kesepakatan, transfer teknologi, perluasan pasar, investasi baru, serta keberpihakan yang semakin kuat kepada perkebunan rakyat,” katanya.

Qayuum menambahkan SIEXPO telah memasuki penyelenggaraan tahun keempat dan secara konsisten digelar menjelang Hari Ulang Tahun Provinsi Riau sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ekonomi daerah.

Jumlah peserta pameran SIEXPO 2026 mencapai 185 booth dari berbagai sektor dengan melibatkan UKM, koperasi, dan perguruan tinggi, sehingga melibatkan lebih banyak unsur dalam pengembangan industri sawit.(*)

Type and hit Enter to search

Close