Breaking News

Gorontalo Dapat Alokasi 10 Ribu Hektare untuk Penanaman Kelapa

Pemerintah Provinsi Gorontalo meninjau area penanaman bibit kelapa di Desa Molamahu, Kabupaten Pohuwato, Rabu (5/8/2026).(Foto: Pemprov Gorontalo)
GENKEBUN.COM – Provinsi Gorontalo memperoleh alokasi lahan seluas 10 ribu hektare untuk penanaman bibit kelapa pada 2026. Alokasi tersebut diberikan untuk mendukung program hilirisasi kelapa yang dikembangkan Kementerian Pertanian di berbagai daerah.

Dari total alokasi itu, seluas 5 ribu hektare berada di Kabupaten Pohuwato. Berdasarkan data Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Gorontalo, tahap pertama telah memasuki proses kontrak seluas 1.800 hektare.

Perkembangan pelaksanaan program tersebut disampaikan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau area penanaman bibit kelapa di Desa Molamahu, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Rabu, 5 Agustus 2026.

“Ada seluas 1.800 hektar yang sudah berkontrak pada tahap pertama, 200 hektar di antaranya sudah ditanami bibit kelapa,” ujar Gusnar, dikutip dari laman Pemprov Gorontalo.

Penanaman bibit kelapa dilakukan sebagai bagian dari peremajaan tanaman yang telah berusia tua dan tidak lagi produktif. Program ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung pengembangan hilirisasi kelapa di Provinsi Gorontalo.

Dalam peninjauan tersebut, Ketua Kelompok Tani Berdikari 2 Desa Molamahu, Yahya Harun, turut menyampaikan perkembangan bantuan bibit kelapa yang diterima kelompok tani beserta realisasi penanamannya.

“Kami sangat bersyukur dengan bantuan ini. Saya mewakili anggota Kelompok Tani Berdikari 2 mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto, mudah-mudahan ada bantuan lagi untuk kami,” kata Yahya Harun, dikutip dari laman Pemprov Gorontalo.

Kelompok Tani Berdikari 2 yang beranggotakan 17 orang menerima bantuan sebanyak 1.870 bibit kelapa. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, seluruh bibit tersebut telah selesai ditanam.

Program peremajaan difokuskan pada tanaman kelapa yang telah berusia tua dan tidak lagi produktif. Melalui penanaman bibit baru, kebun kelapa secara bertahap diperbarui sebagai bagian dari pelaksanaan program pemerintah.

Hingga tahap pertama, luas lahan yang telah berkontrak mencapai 1.800 hektare. Dari jumlah tersebut, penanaman bibit kelapa telah terealisasi pada lahan seluas 200 hektare di Kabupaten Pohuwato.

Alokasi penanaman seluas 10 ribu hektare menempatkan Gorontalo sebagai salah satu daerah pelaksana program hilirisasi kelapa tahun ini. Kabupaten Pohuwato menjadi wilayah dengan cakupan lahan terbesar dalam pelaksanaan program tersebut.(*)

Type and hit Enter to search

Close