Breaking News

DGL Learning Institute Bersama BPDP dan Ditjenbun Latih 94 Petani Sawit Subulussalam Banda Aceh

DGL Learning Institute gelar pelatihan manajemen panen dan pasca-panen kelapa sawit di Hotel Grand Permata Hati Banda Aceh, Minggu (07/06/2026). (Foto: DGL Learning Institute)

Banda Aceh, GENKEBUN.COM – DGL Learning Institute (PT Daya Guna Lestari) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) resmi melatih 94 petani sawit asal Kota Subulussalam.

Program berskala nasional ini dipusatkan di Hotel Grand Permata Hati, Banda Aceh. Agenda peningkatan kapasitas ini berlangsung dari 7 - 12 Juni 2026.

Para petani dari Subulussalam tersebut bakal mendalami manajemen panen dan pasca-panen. Panitia membagi peserta ke dalam tiga kelas agar proses belajar lebih efektif.

Tahun ini menjadi momen spesial bagi DGL Learning Institute. Lembaga tersebut mencatatkan tahun keempat berturut-turut sebagai mitra resmi pelaksana penyiapan sumber daya manusia dari BPDP.

Saat membuka acara, Direktur Utama PT Daya Guna Lestari, M. Gema Aliza Putra, memaparkan filosofi penting di balik pendanaan program beasiswa bagi petani ini.

Inilah dana sawit yang pulang ke rumah. Dari petani, dikelola negara, dan hari ini kembali kepada petani” ujar Gema.

Menurut Gema, ilmu penanganan pasca-panen sangat krusial. Keterampilan yang benar menjadi kunci utama untuk menyelamatkan nilai produksi sawit yang sering hilang di kebun.

Pelatihan ini dibuka oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Disbun) Aceh, Azanuddin Kurnia, yang diwakili oleh Sekretaris Disbun, Zulfadhli.

Dalam sambutannya, Zulfadhli mengingatkan bahwa sektor perkebunan merupakan urat nadi perekonomian Aceh. Saat ini, tercatat ada 821.662 kepala keluarga menggantungkan hidup di sektor tersebut.

  • Luas kelapa sawit rakyat di Provinsi Aceh mencapai 268.189 hektare yang dikelola oleh 147.834 kepala keluarga.
  • Khusus Kota Subulussalam, luas perkebunan sawit rakyat berada di angka 19.304 hektare dengan keterlibatan 13.614 kepala keluarga.
  • Dari total 40 ribu hektare kebun sawit di Subulussalam, sekitar 60 persen di antaranya berstatus sebagai perkebunan rakyat.

Pemerintah daerah mengingatkan, kesalahan fatal saat memanen buah muda bisa menurunkan kualitas minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) secara drastis.

Usai pelatihan, DGL Learning Institute akan mengawal petani lewat sistem digital Learning Management System (LMS) serta pemantauan kebun pada bulan ketiga dan keenam.

Guna memperkuat sinergi, DGL Learning Institute juga meneken nota kesepahaman dengan Disbun Aceh, Disbun Perikanan Subulussalam, dan Politeknik Kutaraja di lokasi acara.(*)

Type and hit Enter to search

Close