Breaking News

Target 2030, Kolaka Utara Siapkan Karpet Merah Bagi Investor Kakao dan Kelapa Sawit

 

Perwakilan instansi teknis saat menghadiri agenda pembahasan strategi investasi masa depan yang berlangsung di Kota Lasusua pada Rabu (04/03/2026).

Kolaka Utara, GENKEBUN.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, membuka Forum Group Discussion (FGD) Percepatan Investasi Daerah 2025–2030 di Aula In’s Hotel, Lasusua, Kolut News, Rabu (04/03/2026) guna memacu pertumbuhan ekonomi.

Langkah strategis ini bertujuan memetakan potensi sektor unggulan, khususnya perkebunan dan pertambangan. Pemerintah daerah berupaya menyusun kebijakan konkrit guna menarik minat para pemodal nasional maupun global dalam lima tahun mendatang.

Agenda tersebut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perdagangan, Dinas Perkebunan, serta Dinas Koperasi dan pelaku usaha.

Sinergi lintas sektor menjadi fokus utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan transparan. Idrus menginstruksikan setiap perangkat daerah menyediakan data akurat mengenai potensi wilayah agar penyusunan strategi memiliki landasan kuat.

“Sumber daya alam yang dimiliki adalah modal besar Kolaka Utara untuk menarik investasi dan membuka jejaring kerja sama yang luas. Sistem pelayanan yang cepat, kepastian perizinan, dan data potensi yang akurat akan menjadi kunci utama dalam meyakinkan investor,” ujar Sekda, dikutip dari laman RSPO, Rabu (04/03/2026).

Potensi besar di sektor perkebunan menjadi daya tarik utama bagi para calon investor. Lahan pertanian subur di wilayah ini sangat mendukung pengembangan berbagai komoditas bernilai ekonomi tinggi untuk pasar domestik dan ekspor.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara mencatat beberapa komoditas yang siap dikembangkan secara masif melalui skema investasi strategis hingga tahun 2030. Berikut adalah daftar potensi sumber daya alam yang tersedia di daerah tersebut:

  • Lahan perkebunan produktif untuk komoditas kakao, cengkeh, dan kelapa sawit.

  • Cadangan mineral nikel dalam jumlah besar sebagai bahan baku industri baterai nasional.

  • Peluang pembangunan smelter nikel-cobalt untuk mendukung hilirisasi industri pertambangan.

  • Wilayah pesisir luas yang potensial bagi pengembangan budidaya laut dan industri perikanan.

Keberadaan komoditas kakao dan kelapa sawit menjadi pilar penting bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Pemerintah daerah berupaya memperluas jejaring kerja sama agar produk perkebunan ini mampu menembus rantai pasok industri manufaktur global.

Sektor pertambangan juga memberikan peluang besar melalui pengolahan mineral mentah. Cadangan nikel yang melimpah memposisikan Kolaka Utara sebagai lokasi strategis bagi pembangunan fasilitas pemurnian atau smelter untuk kebutuhan energi hijau dunia.

Selain itu, sektor kelautan menawarkan ruang luas bagi investor industri perikanan. Wilayah pesisir yang panjang memungkinkan pengembangan infrastruktur pengolahan hasil laut guna meningkatkan nilai tambah produk sebelum dipasarkan ke luar daerah.

Penyusunan kebijakan strategis hasil forum ini akan menjadi panduan resmi dalam pelayanan investasi. Pemerintah menjamin kemudahan akses informasi bagi pihak swasta yang ingin menanamkan modal di bumi Lasusua secara berkelanjutan.

FGD ini berakhir dengan perumusan draf kebijakan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Data pendukung dari setiap OPD teknis kini sedang dalam tahap finalisasi untuk disajikan kepada calon mitra bisnis dan investor.(*)

Type and hit Enter to search

Close