![]() |
| (Foto: Ilustrasi- Genkebun.com) |
Luwu Utara, GENKEBUN.COM – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, secara resmi menutup rangkaian Program Responsible Cocoa Farming (Reaching Cocoa Farmers) dan GROWHER Kakao yang sukses memperkuat ekonomi petani di Aula Laga Ligo, Rabu (25/02/2026).
Program pemberdayaan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir ini menyasar keluarga petani kakao di wilayah Kabupaten Luwu Utara guna meningkatkan standar hidup dan produktivitas komoditas unggulan daerah secara berkelanjutan.
Inisiatif tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi global, sekaligus memastikan sektor perkebunan kakao tetap menjadi pilar utama pendapatan bagi ribuan kepala keluarga di Sulawesi Selatan.
Kehadiran Program Reaching Cocoa Farmers dan GROWHER Kakao dinilai mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar petani serta anggota keluarga di sentra produksi.
Dalam sambutannya di acara penutupan, Bupati Andi Abdullah Rahim memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan program kerja sama sektor publik dan swasta tersebut.
"Pemerintah daerah berharap program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Luwu Utara. Inisiatif seperti ini sangat penting dalam mendorong peningkatan perekonomian masyarakat ke depan," ujar Andi, dikutip dari laman Prokopim_lutra, Selasa (03/03/2026).
Pelaksanaan program selama setengah dekade ini telah mencatatkan berbagai capaian signifikan yang melampaui target awal, terutama dalam aspek teknis budidaya hingga manajemen keuangan rumah tangga para petani kakao setempat.
Beberapa poin utama keberhasilan program ini meliputi:
Peningkatan standar kualitas biji kakao sesuai permintaan pasar ekspor.
Penerapan sistem pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di lahan rakyat.
Penguatan peran perempuan dalam pengelolaan ekonomi kreatif berbasis hasil perkebunan.
edukasi intensif mengenai aspek perlindungan anak di lingkungan kerja perkebunan.
Selain fokus pada produktivitas lahan, GROWHER Kakao secara konsisten menitikberatkan pada terciptanya lingkungan kerja yang inklusif agar seluruh anggota keluarga petani mendapatkan perlindungan hukum dan hak sosial yang adil.
Melalui pendekatan holistik tersebut, program ini berhasil menciptakan model percontohan bagi daerah lain dalam mengintegrasikan isu perlindungan sosial dengan peningkatan kapasitas ekonomi di sektor perkebunan rakyat yang berskala luas.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara kini berkomitmen menjaga keberlanjutan praktik baik dari Program Reaching Cocoa Farmers ini agar dampak positifnya tetap dirasakan oleh masyarakat meski periode pendampingan resmi telah berakhir.
Data terakhir menunjukkan bahwa kolaborasi ini telah menyentuh berbagai desa sentra kakao di Luwu Utara, dengan fokus utama pada pemulihan pasca-pandemi dan penguatan daya saing produk lokal di pasar internasional.
Diharapkan keberhasilan ini mampu mendorong pembangunan daerah yang lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas, dengan mengandalkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas petani sebagai aktor utama ekonomi daerah.(*)

Social Footer