GENKEBUN.COM – Limbah serabut kelapa di Dusun Dondong, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kulon Progo, diperkenalkan sebagai bahan untuk membuat briket bernilai ekonomis dan menjadi energi alternatif.
Mahasiswa KKN Mandiri 30317 UNY menggelar workshop pembuatan briket dari serabut kelapa di Dusun Dondong, Kulon Progo, Jumat (4/9/2026).(Foto:DISPERINKOPUKM Kulon Progo)
Pengenalan tersebut dilakukan melalui Workshop Pembuatan Briket dari Serabut Kelapa untuk Pemanfaatan Limbah Organik yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri 30317 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Dilansir dari laman DISPERINKOPUKM Kulon Progo, kegiatan berlangsung Jumat (4/9/2026) pukul 19.00 WIB hingga selesai di Pendopo RT 47, Dusun Dondong, Bendungan, Wates.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi mahasiswa KKN Mandiri 30317 UNY Dusun Dondong dengan Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Kulon Progo melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) K-UMKM.
Melalui workshop tersebut, warga diperkenalkan pada pemanfaatan limbah organik rumah tangga dan perkebunan, termasuk serabut kelapa, untuk diolah menjadi briket yang ramah lingkungan dan bernilai jual.
Untuk memberikan pemahaman teknis, Konsultan PLUT K-UMKM Kulon Progo hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Warga mendapatkan sosialisasi sekaligus pendampingan mengenai pembuatan briket.
Pendampingan itu memberikan kesempatan kepada warga Dusun Dondong untuk mempelajari pemanfaatan limbah organik yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan berlangsung pada malam hari di Pendopo RT 47 dan diikuti warga Dusun Dondong. Keaktifan warga terlihat selama kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Selain membahas pemanfaatan limbah, workshop tersebut memperkenalkan serabut kelapa sebagai salah satu material yang dapat diolah menjadi briket untuk dimanfaatkan sebagai energi alternatif.
Pemanfaatan serabut kelapa menjadi briket juga berkaitan dengan limbah organik dari rumah tangga dan perkebunan yang menjadi bagian dari materi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN UNY dan DPKUKM Kabupaten Kulon Progo melalui PLUT K-UMKM mempertemukan unsur perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam kegiatan di Dusun Dondong.
Dalam kegiatan tersebut, warga memperoleh sosialisasi teknis serta pendampingan dari Konsultan PLUT K-UMKM Kulon Progo untuk mengenal pembuatan briket berbahan serabut kelapa.
Briket yang diperkenalkan dalam workshop tersebut disebut memiliki nilai jual serta dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif. Kegiatan juga memperkenalkan potensi ekonomi dari limbah organik rumah tangga dan perkebunan.
Workshop ini menjadi bagian dari kegiatan mahasiswa KKN Mandiri 30317 UNY di Dusun Dondong, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi warga untuk mengenal pemanfaatan limbah serabut kelapa melalui pembuatan briket bersama mahasiswa KKN UNY dan PLUT K-UMKM Kulon Progo.(*)
Social Footer