Breaking News

Kunyit Tak Hanya Beri Warna pada Masakan, Ini Kandungan yang Berpotensi Menyehatkan Tubuh

Dinas Kesehatan Kota Semarang menyampaikan informasi kandungan dan manfaat kunyit di Semarang pada Senin (31/8/2026).

GENKEBUN.COM – Kunyit kerap digunakan sebagai bumbu masakan sekaligus pewarna alami. Di balik penggunaannya sehari-hari, rempah ini mengandung kurkumin dan sejumlah zat yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh.

Kunyit dikenal dengan nama ilmiah Curcuma longa dan memiliki warna kuning keemasan. Salah satu senyawa aktif di dalamnya adalah kurkumin yang banyak diteliti karena memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

Dilansir dari laman dinkes, kunyit mengandung vitamin C, kalium, zat besi, serat, serta senyawa antiinflamasi alami selain kurkumin yang memberikan warna kuning khas pada rempah tersebut.

Kurkumin merupakan antioksidan alami yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa ini juga memiliki sifat antiinflamasi yang berkaitan dengan proses peradangan dalam tubuh.

Peradangan sendiri merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Namun, peradangan yang berlangsung dalam waktu panjang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, sehingga kurkumin banyak diteliti.

Selain berkaitan dengan peradangan, kunyit telah lama digunakan dalam minuman tradisional di Indonesia. Salah satunya kunyit asam, yang secara tradisional dikonsumsi untuk membantu mengurangi rasa begah dan ketidaknyamanan pada perut.

Kunyit juga dipercaya dapat membantu merangsang produksi empedu. Proses tersebut berkaitan dengan pencernaan, terutama dalam membantu tubuh mencerna lemak, sehingga kunyit kerap digunakan dalam pengobatan tradisional.

Kandungan antioksidan dalam kunyit juga berpotensi mendukung daya tahan tubuh. Antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan berkaitan dengan berkurangnya stres oksidatif.

Penggunaan kunyit juga berkaitan dengan keluhan nyeri haid. Banyak perempuan mengonsumsi kunyit asam saat menstruasi karena dipercaya membantu mengurangi kram, sementara penelitian mengenai kurkumin masih diperlukan.

Beberapa penelitian menunjukkan kurkumin berpotensi membantu meredakan nyeri yang berkaitan dengan kontraksi otot rahim. Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk memastikan efektivitasnya.

Kunyit juga digunakan dalam perawatan kulit secara tradisional. Sifat antioksidan dan antibakteri yang dimiliki rempah tersebut membuatnya kerap dimanfaatkan untuk membantu menjaga kulit tetap sehat dan tampak lebih segar.

Penyerapan kurkumin oleh tubuh tidak berlangsung maksimal ketika senyawa tersebut dikonsumsi sendiri. Penyerapannya dapat meningkat jika kunyit dikombinasikan dengan lemak atau piperin yang terdapat pada lada hitam.

Karena itu, kunyit dapat dikonsumsi sebagai bagian dari bahan makanan sehari-hari. Pengolahannya bersama bahan lain juga dapat membantu meningkatkan penyerapan kurkumin di dalam tubuh.

Meski memiliki berbagai potensi manfaat, kunyit bukan pengganti pengobatan medis. Jika memiliki keluhan kesehatan tertentu atau berencana mengonsumsi kunyit dalam bentuk suplemen, konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional diperlukan.(*)

Type and hit Enter to search

Close