Breaking News

Tanaman Durian Usia 5–15 Tahun Dipantau di Kubutambahan, 7 Pohon Alami Kanker Batang

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Monev tanaman durian di Kecamatan Kubutambahan, Selasa (08/09/2026).

GENKEBUN.COM – Tanaman durian berusia 5–15 tahun di Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, dipantau dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Selasa (08/09/2026).

Kegiatan berlangsung di lahan milik ketua kelompok seluas 58 are. Pengamatan dilakukan untuk melihat kondisi tanaman durian sekaligus meninjau kesiapan lokasi bagi pengembangan klaster Durian HDDAP.

Dilansir dari laman bulelengkab, hasil pengamatan menunjukkan tanaman durian secara umum sedang berbunga. Dalam kegiatan tersebut, tim juga menemukan tujuh pohon yang mengalami gejala kanker batang.

Temuan itu menjadi bagian dari hasil pengamatan kondisi tanaman di lapangan. Tim juga melihat penanganan yang dilakukan pada tanaman yang belum menunjukkan gejala maupun pohon yang telah terserang kanker batang.

Pada tanaman yang belum menunjukkan gejala serangan, dilakukan penyemprotan menggunakan Trichoderma cair sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Sementara itu, penanganan juga dilakukan pada tanaman yang terserang.

Tanaman yang telah mengalami serangan kanker batang mendapat aplikasi bubur bordo pada bagian batang. Aplikasi tersebut dilakukan pada pohon yang ditemukan mengalami gejala penyakit dalam kegiatan monitoring.

Pemantauan tanaman durian merupakan bagian dari kegiatan Monev yang berlangsung di Kecamatan Kubutambahan. Kegiatan sebelumnya dilakukan pada pertanaman bawang putih di Desa Tambakan.

Setelah monitoring bawang putih, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan tanaman durian di KTT Tirta Giri Suci, Desa Tamblang. Pengamatan dilakukan pada lahan milik ketua kelompok seluas 58 are.

Selain kondisi tanaman, kegiatan tersebut juga membahas rencana pelaksanaan HDDAP Klaster Durian. Penyaluran bibit durian direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 sebagai bagian dari pengembangan klaster.

Untuk KTT Tirta Giri Suci, usulan pengembangan klaster durian mencapai 15,24 hektar. Varietas yang diusulkan yaitu Kane, dengan jumlah bibit yang direncanakan diterima sebanyak 1.676 bibit.

Rencana pengembangan tersebut turut dibahas dalam kegiatan monitoring. Informasi mengenai penyaluran bibit disampaikan bersamaan dengan pembahasan kesiapan lokasi untuk pelaksanaan HDDAP Klaster Durian.

Selain rencana pengembangan klaster, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura menyampaikan rencana pelaksanaan Kontes Durian yang akan berlangsung pada November 2026.

Kontes Durian tersebut disebut berkaitan dengan peningkatan kualitas, produktivitas, serta pengembangan potensi durian di wilayah Kabupaten Buleleng. Informasi itu disampaikan dalam kegiatan monitoring di lapangan.

Hasil Monev menjadi bahan evaluasi terhadap kondisi pertanaman bawang putih dan durian. Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan persiapan pelaksanaan HDDAP Klaster Durian di Kecamatan Kubutambahan.

Monitoring dan evaluasi pada Selasa (08/09/2026) mencakup kondisi tanaman serta kesiapan lokasi pengembangan. Dalam pemantauan tanaman durian, ditemukan tujuh pohon dengan gejala kanker batang di Desa Tamblang.(*)

Type and hit Enter to search

Close