![]() |
| Ilustrasi Perkebunan Kopi - genkebun.com |
Makassar, GENKEBUN.COM - Produksi kopi di Sulawesi Selatan menjadi salah satu sumber ekonomi penting di wilayah ini. Lima kabupaten tercatat memiliki jumlah petani kopi terbesar, menjadi penopang utama produksi provinsi ini.
Tana Toraja menempati posisi teratas dengan jumlah petani terbanyak. Wilayah ini dikenal luas sebagai penghasil kopi Toraja yang diminati pasar nasional dan internasional.
Dilansir dari laman Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, Senin (22/12/2025), jumlah petani kopi di provinsi ini mencapai 68.883 unit. Tana Toraja memiliki 20.056 unit, Gowa 12.377, Enrekang 7.138, Sinjai 5.543, dan Bulukumba 5.389 unit.
Gowa berada di posisi kedua dalam daftar kabupaten penghasil kopi terbesar. Lahan pertanian di wilayah ini mendukung produksi kopi robusta dan arabika dengan kualitas yang terjaga.
Enrekang memiliki lahan pegunungan subur yang cocok untuk pengembangan kopi specialty. Kabupaten ini menyumbang 7.138 unit petani bagi total produksi kopi Sulawesi Selatan.
Sinjai menempati posisi keempat dengan 5.543 unit petani. Mayoritas lahan pertanian di kabupaten ini berada di dataran menengah, mendukung pertumbuhan tanaman kopi lokal.
Bulukumba menjadi kabupaten kelima penghasil kopi. Sebanyak 5.389 unit petani mengelola lahan perkebunan di wilayah pesisir dan dataran rendah kabupaten ini.
Petani kopi berperan sebagai unit usaha pertanian perorangan. Sebagian besar hasil pertanian dijual atau ditukar, sehingga menjadi sumber pendapatan utama bagi keluarga lokal.
Kopi Toraja dan hasil produksi kabupaten lain dikenal memiliki aroma khas. Produk ini diminati pasar nasional maupun internasional berkat kualitas dan cita rasa yang terjaga.
Distribusi petani di lima kabupaten ini menunjukkan besarnya potensi produksi kopi di Sulawesi Selatan. Wilayah lain juga berkontribusi, namun jumlah petaninya lebih sedikit.
Berdasarkan Sensus Pertanian 2023, petani adalah unit usaha pertanian yang memelihara atau mengelola kegiatan pertanian untuk dijual atau ditukar sebagian maupun seluruh hasilnya.(*)
-----
Temukan kami di Google - Informasi dan berita perkebunan tersedia secara lengkap di Google, selengkapnya disini: https://www.google.com/genkebun.

Social Footer