Breaking News

Kembangkan Hortikultura Bernilai Ekonomi, UGM Tanam Durian Musang King

Universitas Gadjah Mada melalui KKN-PPM Unit Tinepo melaksanakan penanaman bibit durian Musang King di Desa Motihelumo, Gorontalo Utara, Jumat (3/7/2026).

Gorontalo,GENKEBUN.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Tinepo menanam bibit durian Musang King di Desa Motihelumo, Gorontalo Utara, pada 3–4 Juli 2026.

Program tersebut diinisiasi Yosita Rahmadhani, mahasiswa Program Studi S1 Agronomi, Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian UGM, sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo Utara.

Dilansir dari laman (daparrtemen budidaya pertanian fakultas pertanian ugm), penanaman durian Musang King menjadi bagian dari Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, yakni Gerakan Agro Mopomulo (GAM), yang mencakup pengembangan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi.

Kegiatan tersebut melibatkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa, mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Tinepo, pemerintah desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta warga Desa Motihelumo.

Sebelum penanaman berlangsung, mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Tinepo melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait. Setelah itu, bibit durian Musang King ditanam bersama di lahan yang telah disiapkan.

Tidak hanya melakukan penanaman, mahasiswa KKN-PPM UGM juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat budidaya durian, teknik penanaman yang baik, serta pentingnya pemeliharaan tanaman.

Sosialisasi tersebut turut membahas potensi pengembangan durian sebagai komoditas unggulan daerah yang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung kelestarian lingkungan di Desa Motihelumo.

Program Gerakan Agro Mopomulo merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara yang bertujuan meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui pengembangan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi.

Selain pengembangan pertanian, GAM juga mencakup upaya pelestarian lingkungan dan penghijauan kawasan desa. Penanaman durian Musang King menjadi bagian dari kegiatan yang menggabungkan kedua aspek tersebut.

Masyarakat Desa Motihelumo menyambut kegiatan tersebut karena penanaman durian dinilai dapat mendorong pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya konservasi lingkungan.

Penanaman bibit durian Musang King juga berkaitan dengan rencana pengembangan komoditas yang dapat memberikan manfaat ekonomi melalui hasil panen, sekaligus menambah tutupan vegetasi di kawasan Desa Motihelumo.

Kegiatan ini mendukung sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu Sustainable Development Goals (SDGs) 2, 13, 15, dan 17 yang berkaitan dengan pertanian, perubahan iklim, ekosistem daratan, serta kemitraan.

SDG 2 berkaitan dengan penguatan sektor pertanian, SDG 13 dengan penghijauan dan peningkatan tutupan vegetasi, SDG 15 dengan pelestarian lingkungan dan rehabilitasi lahan, sedangkan SDG 17 berkaitan dengan kolaborasi.

Melalui kegiatan penanaman dan sosialisasi tersebut, KKN-PPM UGM Unit Tinepo menghubungkan kegiatan mahasiswa dengan pengembangan komoditas hortikultura serta penghijauan di Desa Motihelumo, Kabupaten Gorontalo Utara.(*)

Type and hit Enter to search

Close