GENKEBUN.COM – Di Kabupaten Banjar, kasus HIV/AIDS mengalami peningkatan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Data 2005 hingga 2018 mencatat 138 kasus, terdiri dari 105 kasus HIV dan 35 kasus AIDS.
Kondisi tersebut turut mendorong Puskesmas Gambut menjalankan program inovatif TEH POCI, yang memanfaatkan kelompok kunci untuk membantu menemukan kasus HIV sekaligus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan.
“Adapun manfaatnya bagi masyarakat adalah untuk mengetahui cara penularan penyakit HIV/AIDS dan masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan pelayanan untuk tes HIV/AIDS di tempat pelayanan kesehatan sedangkan bagi Puskesmas untuk mengurangi cakupan kasus penderita dengan HIV/AIDS di wilayah kerja Puskesmas Gambut ,” ujar Rendra, dikutip dari laman kabupaten banjar.
Program TEH POCI merupakan singkatan dari Temukan Orang HIV melalui Kelompok Kunci. Program tersebut diinovatori Rendra Furwanto, tenaga kesehatan Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Gambut.
Kegiatannya mencakup Voluntary Counseling and Testing (VCT) serta penyuluhan HIV/AIDS kepada kelompok berisiko tinggi dan kelompok yang rentan tertular HIV sebagai populasi kunci dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.
“Diharapkan kelompok kunci memahami pencegahan dan penularan HIV/AIDS dan target penyuluhan kesehatan orang dengan risiko terinfeksi HIV/AIDS dapat tercapai serta tercapainya target pelayanan kesehatan bagi kelompok berisiko infeksi HIV/AIDS 100% di akhir tahun ,” kata Rendra.
Selain kegiatan tersebut, program TEH POCI mencakup deteksi dini kasus HIV/AIDS, pencegahan penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak, peningkatan pengetahuan mengenai HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS), serta skrining pada kelompok kunci.
Di wilayah kerja Puskesmas Gambut, tercatat tiga kasus positif HIV yang ditemukan pada periode 2017 hingga Februari 2019. Data tersebut menjadi bagian dari catatan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Banjar.
Program TEH POCI juga memberikan akses bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan tes HIV/AIDS di fasilitas kesehatan. Kegiatan penyuluhan turut memberikan informasi mengenai cara penularan HIV/AIDS kepada kelompok yang menjadi sasaran program.
Puskesmas Gambut menjalankan program tersebut sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di wilayah kerjanya.(*)

Social Footer