Breaking News

Ekspor Minyak dan Lemak Nabati Batam Melonjak 44 Persen di Awal Tahun 2026

(Foto: Gemini- Genkebun.com)

 Batam, GENKEBUN.COM – Ekspor minyak dan lemak nabati dari Batam mencatat kenaikan signifikan sebesar 44,77 persen dengan nilai mencapai 194,46 juta dolar Amerika Serikat (AS) pada periode Januari hingga Februari 2026.

Pertumbuhan positif pada sektor pengolahan turunan kelapa sawit tersebut memperkuat struktur ekspor daerah ini di tengah dinamika ekonomi global yang dinamis serta permintaan pasar internasional yang masih sangat solid.

Negara tujuan utama memberikan kontribusi besar terhadap capaian ini, terutama Amerika Serikat yang mencatat lonjakan pengiriman barang sebesar 30,71 persen atau menyentuh angka 860,32 juta dolar AS pada awal tahun.

Pasar Asia juga menunjukkan performa luar biasa dengan beberapa catatan pertumbuhan yang meliputi:

  • India mengalami lonjakan tertinggi mencapai 410,23 persen atau setara 344,67 juta dolar AS.

  • Singapura mencatat pertumbuhan sebesar 4,52 persen dengan nilai 704,47 juta dolar AS.

  • Tiongkok naik 49,63 persen menjadi 265,55 juta dolar AS.

Deputi Bidang Investasi Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Fary Francis, memberikan penjelasan mengenai situasi terkini performa perdagangan luar negeri saat menghadiri sebuah seremoni industri di PT Wasco Engineering Indonesia.

“Data awal 2026 menunjukkan pasar utama Batam masih tumbuh dan beberapa sektor industri tetap mencatat kinerja yang positif. Fokus kami adalah menjaga momentum pada sektor-sektor yang sedang menguat, sambil memberi perhatian pada sektor-sektor yang terkoreksi,” ujar Fary, dikutip dari laman bpbatam, Rabu (22/04/2026).

Sektor manufaktur tetap menjadi tulang punggung utama dengan mesin serta peralatan listrik mencatat nilai terbesar sebanyak 1.561,44 juta dolar AS atau tumbuh 24,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain minyak nabati, industri kimia turut mencatat kenaikan sebesar 16,34 persen senilai 167,74 juta dolar AS, sementara komoditas perangkat optik melonjak hingga 40,27 persen dengan nilai 54,30 juta dolar AS.

Kenaikan ekspor pada berbagai negara tujuan di Benua Eropa juga terlihat jelas melalui pertumbuhan di Jerman yang mencapai 65,36 persen atau secara nominal berada pada angka 44,90 juta dolar AS.

Meskipun sektor minyak nabati tumbuh pesat, total ekspor Batam pada dua bulan pertama tahun 2026 tercatat sebesar 3.107,47 juta dolar AS atau mengalami koreksi tipis sekitar 3,67 persen.

Penurunan total nilai tersebut bersumber dari beberapa sektor yang mengalami perlambatan kinerja seperti industri kapal, komoditas kakao atau cokelat, serta produk olahan dari bahan besi dan juga baja.

BP Batam melakukan langkah penguatan iklim investasi serta fasilitasi industri sebagai strategi menjaga stabilitas kinerja perdagangan luar negeri dan meningkatkan daya saing seluruh produk lokal di pasar global.

Type and hit Enter to search

Close