Breaking News

Sulap Lahan Tidur 6 Tahun Jadi Kebun Cabai, Petani Pariaman Kelola 9.300 Batang

(Fpto: Pariamankota- Genkebun.com)

 Rawang, GENKEBUN.COM – Sawirman, seorang petani di Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, sukses menyulap lahan tidur seluas satu hektar yang terbengkalai selama enam tahun menjadi kebun cabai produktif berisi 9.300 batang.

Lahan tersebut sebelumnya dipenuhi semak liar karena sulit mendapatkan pasokan air untuk tanaman padi, sehingga Sawirman berinisiatif mengubah komoditas tanam guna mengoptimalkan potensi ekonomi tanah yang sudah lama tidak tergarap.

Sebelum memulai proses penanaman, petani berusia 60 tahun tersebut terlebih dahulu menjalin komunikasi intensif dengan pemilik lahan guna mendapatkan izin pengelolaan secara legal agar tanah tersebut kembali memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

"Lahan tersebut sudah dipenuhi semak dan tumbuhan liar, karena itu saya hubungi pemiliknya bagaimana lahan tersebut diolah menjadi lahan yang produktif. Kebetulan pemiliknya setuju, maka kita olah jadi kebun cabe", ujar Sawirman, dikutip dari laman Parimankota, Kamis (02/04/2026).

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, meninjau langsung lokasi tersebut dan menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat kemandirian pangan serta pemanfaatan aset lahan yang tidak produktif di daerah.

“Hal ini juga sesuai dengan arahan dari bapak Presiden RI, Prabowo Subianto dalam ketahanan pangan. Kita akan menjalankan apa yang telah diarahkan oleh bapak Presiden RI, insyallah dalam minggu ini akan ada lagi lahan tidur lebih kurang 10 hektar untuk dimanfaatkan menjadi lahan sawah murah”, terangnya.

Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman kini melakukan pendataan menyeluruh melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) untuk memetakan titik-titik lahan terbengkalai lainnya agar bisa segera dikonversi menjadi area pertanian produktif bagi masyarakat setempat.

Berikut adalah poin-poin teknis pengembangan lahan pertanian di wilayah Desa Rawang untuk mendukung keberhasilan panen cabai serta komoditas pangan lainnya di masa mendatang:

  • Penanaman 9.300 batang cabai di atas lahan seluas satu hektar.

  • Pembangunan saluran irigasi baru menuju Dusun Kampung Sato.

  • Pengecekan kesesuaian jenis tanaman oleh dinas terkait di lapangan.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Rawang, Rafkiman, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam merespons kendala teknis yang dihadapi para petani, terutama terkait infrastruktur pengairan yang selama ini menjadi penghambat utama produksi.

“Semoga secepatnya terlaksana, sehingga petani bisa memanfaatkan serta dapat menambah hasil panen yang lebih banyak”, ungkap Rafkiman saat mendampingi kunjungan kerja jajaran pemerintah daerah di lokasi perkebunan cabai produktif milik warga tersebut.

Pembangunan saluran irigasi dari Desa Rawang menuju Desa Pauh Timur menjadi prioritas jangka pendek guna memastikan stabilitas pasokan air, mengingat tanaman cabai memerlukan pola pengairan yang teratur untuk mencapai hasil maksimal.

Sawirman memprediksi masa panen raya akan berlangsung sekitar dua bulan ke depan, sementara Pemko Pariaman menjadwalkan pembukaan kembali sepuluh hektar lahan tidur tambahan untuk memperluas cakupan area persawahan murah bagi masyarakat lokal.

Type and hit Enter to search

Close