Breaking News

Tembus Pasar Eropa Timur, Ekspor Kakao Indonesia ke Polandia Capai US$5,68 Juta

(Foto: Kementrian Luar Negri.go.id)

Warsawa, GENKEBUN.COM – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Warsawa mempromosikan kopi dan cokelat unggulan dalam ajang Warsaw Coffee Festival (WCF) 2026 di Stadion Nasional, Warsawa, Polandia, pada Senin (16/02/2026).

Pameran terbesar di Eropa Tengah ini menjadi ajang strategis bagi produk perkebunan nasional untuk menembus pasar Polandia yang sedang mengalami pertumbuhan pesat pada konsumsi kopi premium dan cokelat berkualitas tinggi.

Simon, perwakilan Podkawa yang merupakan roastery kopi Indonesia di Polandia, memberikan testimoni positif mengenai daya tarik komoditas tanah air yang mulai mendapatkan tempat khusus di hati para konsumen lokal Warsawa.

“Kopi Indonesia harus lebih banyak hadir di Polandia. Banyak orang yang awalnya tidak mengenal Indonesia, tetapi setelah mencoba kopi Indonesia, mereka kembali lagi karena menyukainya,” ujar Simon, dikutip dari laman Kementriaan Luar Negri, Senin(16/02/2026).

Data perdagangan menunjukkan tren positif pada sektor bilateral yang tercatat meningkat sebesar 8,6 persen. Keunggulan cita rasa khas menjadi faktor utama produk Indonesia mampu bersaing ketat di pasar internasional.

Ekspor kakao dan olahannya ke Polandia memberikan kontribusi signifikan bagi devisa negara. Produk cokelat Indonesia bahkan habis terjual selama pameran berlangsung, menandakan permintaan yang sangat tinggi dari masyarakat setempat.

Beberapa jenis komoditas yang menjadi primadona dalam kegiatan promosi ekonomi tersebut meliputi:

  • Kopi Flores, Gayo, dan Mandailing.

  • Kopi Bali, Sumba, serta kopi dari Pulau Jawa.

  • Produk cokelat artisan dengan nuansa aroma buah.

“Kopi Indonesia harus lebih banyak hadir di Polandia. Banyak orang yang awalnya tidak mengenal Indonesia, tetapi setelah mencoba kopi Indonesia, mereka kembali lagi karena menyukainya,” ungkap Simon dalam sesi wawancara terpisah.

Nilai ekspor Indonesia untuk kategori cocoa and cocoa preparations ke Polandia menyentuh angka US$5,68 juta. Capaian ini menjadi bukti kuat bahwa kualitas kakao nasional telah memenuhi standar tinggi pasar Eropa.

Konsumen di Polandia mulai menggemari cokelat dengan karakter aroma kuat dan cita rasa unik. Pengusaha lokal menyebutkan bahwa nuansa buah pada cokelat Indonesia merupakan keunggulan kompetitif yang sulit ditemukan.

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Republik Indonesia di Warsawa, Agus Heryana, menyatakan bahwa produk perkebunan Indonesia sebenarnya sudah masuk pasar. Fokus saat ini adalah memperluas jangkauan distribusi agar volume ekspor meningkat.

Polandia memiliki posisi geografis strategis sebagai pintu masuk utama menuju kawasan Eropa Tengah dan Timur. Pertumbuhan ekonomi negara ini tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan negara Uni Eropa lainnya.(*)


Type and hit Enter to search

Close